October 28, 2016

Nice Homework 2

Akhirnya bisa menyempatkan diri untuk kembali menulis di blog pribadi yg telah lama terabaikan semenjak terbawa arus hingar bingar per-sosmed-an yg semakin penuh dengan keasyikan namun tak jarang juga melalaikan
Daann postingan kali ini merupakan salah satu tugas yang bisa dibilang wajib dalam forum keilmuan yang sedang saya ikuti
Alhamdulillah sudah hampir dua pekan ini saya mengikuti kelas online martikulasi Institut Ibu Profesional (IIP) dibawah bimbingan ibu Septi Peni Wulandani
Bersyukur dan senang karena akhirnya tergabung di komunitas ini yang memang saya cari cari sejak saya resign yaitu komunitas ibu ibu yang memiliki visi dan misi yang hampir sama,setidaknya memiliki kepedulian terhadap perannya sebagai perempuan ( istri dan ibu )
Adapun kelas martikulasi IIP tersebut sudah diselenggarakan dua kali
Daann di batch 2 ini saya berkesempatan untuk mengikutinya
Setiap pekan nya setelah memperoleh materi dan diskusi maka peserta akan diberikan Nice Homework
Nah.. Kali ini saya akan share Nice Homework ke 2 ( NHW2 )
Adapun materi yang diberikan pada pekan kedua tersebut adalah " Menjadi Ibu Profesional Kebanggaan Keluarga "
Dan NHW nya adalah membuat " Checklist Indikator Profesionalisme Perempuan "

Berikut Checklist yang saya rangkum setelah melalui perenungan dan diskusi dengan narasumber ( suami dan anak)

a. Sebagai individu
- menjadi insan yg bertaqwa kepada Allah swt
>> perbanyak amalan, baik dalam hal ibadah maupun muamalah
Misal : amalan harian ( zikir pagi petang,sholat dhuha,murojaah dsb )
- muslimah yang terus memperbaiki diri
>> berdiskusi di forum keilmuan ( ilmu tentang Agama, keluarga, parenting, muslimah)
Misal : Grup Wa, seminar, webinar dsb
- muslimah yang selalu istiqamah dalam kebaikan dan perbaikan ( seperti doa ortu dalam nama saya Annisa Istiqamah )
>> menyemangati diri untuk selalu konsisten dalam melaksanakan sesuatu
Misal : mengatur pola hidup sehat ( makanan dan olahraga)

b. Sebagai istri ( Indikator dari suami )

- menjadi madrasah pertama dalam pembentukan karakter anak
>> memantau tumbuh kembang anak secara langsung,mengarahkan dan mengeluarkan potensi anak dengan cara membantu anak mengasahnya
- menjadi teman diskusi bagi suami bertukar pikiran memberi masukan dan pandangan
- sebagai tumpuan untuk memberikan semangat dan optimisme bagi suami sebagai pelipur lara saat suami sedih dan resah

c. Sebagai ibu

Indikator dari pribadi :
- menjadi ibu yang mampu mengontrol emosi saat berhadapan dengan anak
Misal : menasehati anak tidak dengan bentakan atau teriakan
-menjadi tempat yang nyaman bagi anak untuk mencurahkan isi hatinya (curhat)
- tempat terpercaya dalam menggali informasi
Misal : selalu mampu memberikan kepuasan kepada anak akan keingintahuan anak yang tinggi sehingga ia tidak memperoleh jawaban atas pertanyaannya dari orang yang salah

Indikator dari anak ( kak Hunaifa ):
- Selalu menemani nya bermain dan belajar
- Membuat permainan yang seru setiap hari nya
- Menemaninya saat tidur

Jadikan segala harapan dan pengabdian kita kepada keluarga adalah ibadah kepada Nya karena menjadi istri dan ibu adalah pada saat orang melihat kita tidak sedang beribadah (ritual) tetapi sejatinya kita sedang beribadah bila apa yang kita kerjakan tersebut diniatkan untuk beribadah kepada Allah Swt
Maka janganlah risau bila hari ini belum mampu menuntaskan amalan harian karena harus merawat si kecil yang sakit yaa ibuu.. :)

Batam, 28 Okt 2016
Annisa Istiqamah

August 22, 2014

Aku ingin berkarya | Stop jadi orang kantoran


Sebagai muslimah yang menyandang status seorang istri dan ibu. aku merasa mungkin sudah saat nya mengambil keputusan untuk segera melepas status sebagai pekerja kantoran ( buruh )
sebenarnya keinginan ini sudah lamaa sekali ingin di realisasikan
sejak mengandung anak pertama sudah terbesit keinginan untuk tidak ngantor lagi. tapi belum juga berani mengambil keputusan,bukan juga karena suami tidak mengizinkan
tetapi lebih kepada kesiapan pribadiku
apa saja yang sudah aku persiapkan
kegiatan apa saja yang akan di lakukan setelah resign nanti
karena walaupun saat ini sudah menjadi istri dan ibu. entah mengapa sepertinya selalu tersemat dalam hati bahwa aku tidak ingin menjadi ibu - ibu pada umumnya ( biasa - biasa aja )
tapi bukan berarti aku underestime sama para ibu yang umumnya 
tp rasanya hambar aja kalo wanita (istri & ibu ) hanya berkutat di rumah tanpa menghasilkan apa - apa ( tentu maksudku di sini bukan hanya berupa "uang" yaa.. )
dan kemungkinan akan menimbulkan kebosanan

tidak terasa sudah hampir 8 tahun aku menyandang status sebagai karyawati di sebuah perusahaan swasta di kota Batam ini dan sudah 2 tahun-an sejak anakku lahir aku kembali bekerja di kantor dan menurutku itu merupakan waktu yg sudah cukup lama
berangkat kerja dipagi hari kemudian pulang sore , tak jarang kemalaman di jalan
walopun memang aku menerapkan banget quality of time saat ngumpul bertiga sama anak dan suami
tetapi diluar dari kepentinganku untuk ingin lebih byk wktu utk ngurus kluarga
dalam lubuk hati terdalam sesungguhnya aku ingin menjadi manusia yg bermanfaat
lalu apakah dg bekerja di kantor aku tidak bisa jadi manusia yg bermanfaat?
...bisa tapi mungkin kurang maksimal
 
tak jarang timbul rasa iri melihat mereka para wanita yg mampu berkarya di tengah rutinitasnya sebagai seorang ibu.....
mengembangkan kreativitas
bersosialisasi dengan masyarakat nyata

keinginanku saat ini ingin terus mencari ilmu..
ilmu baru
mengkaji ilmu
berbagi ilmu
menghapal al qur'an ( karena bila ingin mendapat anak penghapal Qur'an aku HARUS mampu mencontohkan )
terpenting mampu mengaplikasikan nya di semua aspek
dengan berkeliling Indonesia
dengan berkeliling dunia
bersama keluarga
dengannya bisa melihat lebih luas lagi ciptaan Allah SWT yang Maha segala
melihat keindahan ciptaan Allah SWT
yeayy.. merely looking & observing Allah's creations

tidak hanya berada di dalam kotak ini saja yg mereka sebut "kantor"
menerima gaji bulanan
terikat waktu jam kerja
dan sekarang hal yang meyakinkanku utk resign adalah krn bila dengan bekerja dikantor aku tidak bisa mengembangkan diri secara maksimal
karena passion of making something new, passion of sewing something cute,passion of to be motivator for everyone people, passion to be great mother & wife and passion for to be useful people itu sangattt besar di banding duduk depan komputer per jam 9 sampai jam 5 dan cek rekening masuk ( gaji ) setiap akhir bulan

untuk ingin membuka jendela kehidupan karena di luar sana ada banyaakk hal yang bisa dipelajari dan di nikmati
dan tentunya disyukurii.. tapi tentu saja dengan tidak mengesampingkan kewajibanku sebagai seorang istri dan ibu

memang tidak mudah memutuskan ini
daann walopun tidak sedikit org yg beranggapan " sudah berada di zona aman knp mesti ribet2 cari ssuatu yg blm pasti, byk org diluar sana yg butuh kerjaan,, ini malah ninggalin kerjaan "
yah itu pikiranku dulu yg mmbuat aku sampe saat ini blm brani mutusin untuk STOP to be worker ( bekerja dengan orang )
dan yang membuat kuyakin adalah aku tidak meninggalkan pekerjaan
aku tidak menolak rezeki Allah SWT
insya Allah aku tetap bekerja, mencari rezeki
hanya saja dengan cara yang berbeda

and NOW insyaAllah aku sudah memikirkan " what will i do ?? " setelah resign
dan aku juga sdh yakin & siap menerima profesi baru ku nanti
sooo.. let's show begin..!!!

surat resign telah kuajukan awal bulan lalu,akupun telah bicara langsung kepada atasan dan direktur utama mengenai maksudku untuk tidak bekerja lagi di perusahaan ini dan tadi malam teman teman kantorku pun telah mengadakan acara perpisahan dan telah memberikan cenderamata yg indah untukku.. ( makasih banyak )

hari ini, hari terakhirku bekerja di kantor yang tidak ku pungkiri telah memberikan banyak pelajaran, pengalaman dan teman
di tempat ini selama 8 tahun ini aku mencari rezeki
dan mungkin tanpa kusadari di tempat ini jg merupakan ladang dakwah bagiku
aku berharap pengajian rutin yang menjadi agenda mingguan karyawan kantor tetap terus berjalan
[ yg awal terbentuknya pernah aku ceritakan disini : kisah terbentuknya pengajian mingguan di kantor ] begitupun dengan kegiatan lain yang bermanfaat
kebersamaan yang telah tercipta disini, tak mudah pula untuk dihapus dari memori
untuk itu semua aku tetap mengucapkan syukur kepada Allah SWT atas kesempatan yang telah Ia berikan kepadaku ( sad )
ya Allah mudahkanlah......

 24 Juli 2014
my office desk






August 13, 2013

Nai & Jilbab baru

Jilbab baruku hasil jahitan nya ummi lohh..


besok mau lebaran
baju kurung udah punya
dapet oleh - oleh dari Malaysia ( thanks tante putri )
tapi kok jilbabnya belum nemu yg pas yah..

ummi ku...
bongkar - bongkar pekakas menjahitnya
eh ketemu kain katun warna ijo..
ga mirip2 bgt sih ijo nya
tapi lumayanlah



 waktu aku lagi bobo
ummi ku ambil mesin jahit kesayangannya
di colok ke listrik
kain di potong - potong
sambung menyambung
dalam waktu satu jam
jadi deh jilbab ku
buat di matching-in sama baju kurung baru
ini first time nya ummi ku jahit jilbab loh
pagi raye..
aku udah bangun bobo
ummi mandiin
trus dipakein baju kurung baru
jilbab baru
pake sepatu baru
naik mobil
trus berangkat ke Masjid
nemenin abi khutbah ^.^
Senangnyaa...







title : ceritaku di pagi raye
soundtrack : baju baru by dhea ananda ( my favourite song )
by : Naifa

tutorial jilbabnya insya Allah ummi posting di blog naira handmadenya yah..

June 21, 2013

Fenomena ONLINE SHOP Muslimah


bila bicara mengenai online shop... saya adalah pengguna internet yang mungkin termasuk salah satu user yang paling sering melakukan transaksi jual beli online (unjuk jari ) walopun teteuupp lebih sering menjadi pembeli, entah sudah berapa ratus kali saya memesan barang dan membeli melalui jasa online shop,seinget saya sejak zaman kuliah 5 tahunan lalu,, mulai dari buku kuliah,buku agama,baju,jilbab,tas,sepatu,kain,peralatan menjahit,perlengkapan bayi newborn,perlengkapan menyusui,baju hamil,mainan anak,booster asi,bahkan mesin jahit dan beberapa barang yang tak bisa ku sebut satu persatu.. dan alhamdulillah sampai saat ini belum pernah tertipu ( insya Allah tidak akan pernah)

kenapa Online shop ??
alasannya PERTAMA karena gampang, ga capek,ga ribet, cukup bermodal jaringan internet,laptop atau sejenisnya dan token bank untuk transfer melalui internet banking (tapi yang paling penting isinya sih ,,hhe)
bahkan sekarang udah ada yang menjual sayur mayur dan kebutuhan dapur melalui internet ( duh duh makin maless aja lah manusia jaman sekarang)
 
dan setelah memantau perkembangan per onlineshopan ( hayyohh )
yang menjadi favourite saat ini adalah onlineshop yang menjual baju dan aksesoris muslimah
dari baju, jilbab hingga pernak perniknya
menjamurnya online shop muslimah ini karena banyaknya kesempatan menjadi agen,reseller dan dropshipper dengan tanpa syarat yang memberatkan..
tentunya dampak yg timbulpun banyak baik (+) atau (-)

dampaknya positifnya : 
  • pakaian muslimah menjadi pakaian yang tidak sulit di dapatkan karena ada dimana - mana
  • dapat diperoleh dg harga terjangkau
  • pakaian muslimah tidak lagi menjadi pakaian yg dianggap ketinggalan jaman
  • akhirnya byk wanita yg memutuskan untuk berjilbab ( kuantitas pemakai jilbab bertambah ) dg alasan berjilbab yang beragam 
dampak negative nya :
  • beragam mode & fashion membuat para jilbaber menjadi tdk sepenuhnya paham makna jilbab yang sesungguhnya
  • sehingga jilbab bukan lagi menjadi kewajiban seorang muslimah menutup aurat tetapi hanya sebagai trend.. 
  • mengikuti arus perkembangan mode sehingga menjadikan jilbab hanya semacam dress code pd acara2 tertentu saja
nah yang ingin saya kupas di postingan kali ini adalah Online Shop yang tidak konsisten terhadap tema atau nama yang digunakan
Online shop pakaian muslimah sering kali menggunakan kata Hijab atau Muslimah untuk nama Online Shop nya ( masalah Hijab akan di bahas pada postingan berikutnya ) dalam postingan ini yang disorot online shopnya saja

namun banyak penjual baik itu dropshipper atau pemilik produk itu sendiri, kurang mencermati produk dan nama onlineshopnya..
bila kita lihat online shop dengan judul Hijab atau muslimah atau sejenisnya, kadang tidak lagi memperhatikan kualitas produk yang di jual,
banyak online shop dengan judul hijab tetapi  justru memajang pakaian yang mengumbar aurat , beberapa online shop di sosial media facebook yang saya temukan seperti gambar ini :



sedangkan seperti yang kita ketahui makna hijab adalah penghalang / penutup, kalau sudah begini fungsi hijab sudah tidak lagi menjadi ciri dari online shop tersebut...

mungkin maksudnya yang ditujukan adalah bagian tertentunya saja,, misal : yg di jual adalah bajunya( yg lengan panjang,yg bisa di pake oleh muslimah berjilbab ) atau bisa juga yg di jual legging nya yg bisa dipake untuk daleman muslimah berjilbab  
tetapi dg memajang keseluruhan foto tanpa mengeditnya terlebih dahulu malah akan membuat tdk adanya kekhususan untuk produk muslimah yg di jual.

Saran saya nihh :
  • saat membuat online shop, para owner sebaiknya sudah memiliki tema untuk online shopnya sehingga kedepannya akan lebih teliti menjual produk, mana yang pantas mana yg tidak
  • bila dropshipper yang memiliki online shop dg menggunakan nama hijab atau muslimah atau sejenisnya,sebaiknya mengedit terlebih dahulu gambar yang akan dipajang,jgn asal upload ( misal: crop bagian yang memperlihatkan aurat ) , atau bila tetap ingin menjual produk tersebut, gantilah nama onlineshopnya menjadi lebih umum
tujuan awal         : menjual pakaian yang menutup aurat ( bagus / insya Allah berpahala & berkah )
dalam prosesnya : memajang gambar produk dengan gambar mengumbar aurat ( tidak bagus / berdosa & khawatir tdk berkah )


Sekian & Wassalam

- ummuNai -