August 10, 2018

Weekend ceria

Akhir pekan telah tibaa..
Walaupun anak anak tidak bersekolah formal dan kebanyakan aktivitas dilakukan di dalam dan di luar rumah
Namun akhir pekan tetaplah menjadi hari yang paling dinantikan oleh anak anak ( baca : emaknya anak anak ) karena bisa berquality time lebih panjanh bersama abinya
Biasanya aktivitas yang sering mereka lakukan bersama adalah bermain "borara", challenge menahan geli, jalan jalan

Namun karena dari semalam abi sedang kurang sehat maka pagi sabtu ini kami tidak sarapan di luar seperti biasanya
Abi harus istirahat kembali seusai sholat subuh
Setelah selesai sarapan di rumah, anak anak terlihat bosan karena tidak bisa bermain bersama abinya
Maka saya pun mengajak mereka bermain di halaman belakang rumah, melihat alat bersih bersih di belakang saya pun mengambil alat pembersih kaca dan mulai membersihkan kaca jendela belakang
Tanpa instruksi anak anak pun dengan segera langsung mengambil alih pekerjaan saya

kakak beradik membersihkan jendela

Sempat terjadi aksi rebutan antara kakak sulung dan kakak tengah,namun akhirnya mereka setuju untuk berbagi tugas,kakak yang semprot kemudian adik yang membersihkan

berebutan alat bersih kaca

Anak bayi satu tahun pun tidak mau kalah, adik Dalil pun ikut manjat kursi untuk meraih jendela menirukan aksi kakak kakaknya 


Dek Dalil mau bantu kakak


Setelah bersih bersih jendela selesai mereka pun melanjutkan bermain sepeda yang hanya berputar putar di sekitaran halaman belakang saja 
Tak lama terdengar suara mobil roti langganan, mereka pun berhamburan ke depan untuk membeli roti dan aktivitas selanjutnya adalah makan roti bersama



Setelah makan roti selesai, saya menengok kondisi abi sebentar ke kamar, kemudian kembali lagi ke halaman belakang dan mendapati ternyata anak anak sedang berolahraga haha

saat ditanya " kakak lagi apa? " 
" lagi yoga lah mi "




Meski tidak maksimal main bersama abi weekend kali ini namun aktivitas penggantinya pagi itu membuat weekend tetap ceria
Demikian kisah kami teruntuk mba Evi pemenang arisan kali ini


Batam, 10 Agustus 2018

July 26, 2018

Lubnah of Makasar, Lubna of Cordoba masa kini

Beberapa waktu lalu saya tak sengaja terbaca sebuah buku milik anak saya, buku yang berisi hanya beberapa lembar itu adalah bonus dari sebuah produk anak yang saya belikan untuknya
Tujuannya untuk memperkenalkan anak dengan tokoh muslim yang ada di dunia

Buku tersebut menceritakan profil seorang tokoh sejarah muslimah yang bernama Lubna of Cordoba, jujur saya memang baru mengetahui bahwa ada nama tokoh tersebut, dari namanya saya langsung teringat dengan seorang sahabat satu komunitas di Ibu Profesional Batam bernama Lubnah Lukman , Ibu muda putih manis, enerjik nan selalu ceria yang akrab disapa mba Unna berasal dari kota Makasar

saat membacanya saya langsung tersenyum dan bergumam

"namanya mirip mba unna"

Diawal perkenalan saya dengan mba unna pun saya sempat mengagumi namanya yang saya nilai termasuk kategori nama yang bagus dan tidak biasa

setelah membaca kisah di dalam buku tersebut saya pun menyimpulkan bahwa antara Lubna of Cordoba dan Lubnah Lukman tidak hanya memiliki kesamaan nama, namun ternyata ada beberapa kesamaan lain

Wahh kira kira kesamaan apalagi ya yang dimiliki oleh mereka berdua ?

Dalam benak saya langsung terbesit bahwa mungkin saja saat hendak menyematkan namanya dahulu orang tua mba Unna terinspirasi dari tokoh ini dan mendo'akan agar anaknya kelak menjadi seperti tokoh tersebut

membaca kisah di dalam buku tersebut saya pun menyimpulkan bahwa ada beberapa kesamaan dari Lubna of Cordoba dan Lubnah of Makasar 😆

1. Nama
Sama2 memiliki nama depan Lubna hanya penulisannya saja yang sedikit berbeda, Lubna zaman dahulu hanya Lubna saja sementara Lubna zaman now ada tambahan huruf h dibelakangnya

2. Passion
Ternyata Lubna of Cordoba adalah seorang juru tulis dan pemimpin perpustakaan
Yang tidak jauh berbeda dengan Lubnah dari Makasar yang hidup di zaman ini, ia adalah pecinta menulis, seorang blogger sejati

3. Gigih
Lubnah of Cordoba memiliki kegigihan dalam memperjuangkan buku dan perpustakaan kerajaan
Sebagai PJ rumah Belajar Menulis IP Batam, saya mengenal mba Unna sebagai seorang yang banyak memiliki ide cemerlang yang gigih dalam memperoleh keinginannya

Bahkan yang masih fresh adalah atas izin Allah swt berkat ide dan usahanya dalam mengusahakan kami anggota rulis IP yang ia ketuai bisa merasakan bagaimana rasanya membuat buku antologi 

Wahh siapa sangka mba Unna yang saya kenal mewarisi sifat pejuang muslimah dunia
Mudah mudahan saya tidak terlalu berlebihan dalam menyama nyamai seorang mba Unna dengan pejuang muslimah tersebut
Karena saya memang sedikit terkesima ternyata ada kesamaan dalam hal yang berhubungan dengan dunia tulis menulis dan buku hanya beda zaman saja

Yang istimewanya di belakang nama Lubnah tertera nama Lukman ( mungkin ini nama ayahnya )
Lukman pula adalah seorang tokoh yang memiliki ilmu dalam pengasuhan dan pendidikan anak sehingga namanya pun menjadi nama surah dalam Al Qur'an
Maka bila dilihat dari nama Lubnah Lukman maka semakin sempurnalah do'a dan harapan orang tua mba Unna agar anaknya menjadi seperti namanya karena saat ini pun mba Unna sedang giat giat nya belajar tentang pengasuhan dan pendidikan anak yang sudah pula diaplikasikan kepada anak anaknya

Maaf ya mendadak saya malah jadi penafsir nama haha😂

Namun sayangnya mba Unna hanya dizinkan Allah swt mengemban amanah untuk bersama sama di IP Batam setahun saja karena tetapnya mulai hari ini ia sudah hijrah ke kota dimana suaminya ditugaskan dari instansi tempat ia bekerja

Sedih tentu saja
Sebagai seorang istri dan ibu semoga ditempat yang baru mba Unna tetap menjadi Lubnah yang selalu menginspirasi dalam kebaikan
Terus berkarya mba Unna

Barakallah
dari tetangga yang tak jadi

June 10, 2018

Emak dan Teknologi

Bicara mengenai teknologi bagi emak emak di jaman ini tak dipungkiri lagi emak jaman ini bukanlah emak jaman itu
Karena kini seorang emak bukan hanya seseorang yg hanya berkutat di dapur,sumur dan kasur hehe

Emak kini tidak selalu berada dibelakang layar, namun tak jarang peran emak sangat berpengaruh besar dalam perkembangan teknologi, bahkan siapa sangka dibalik canggihnya suatu sistem sebuah perusahaan atau instansi negara programer nya adalah seorang emak

Dan selain itu juga kini kita berada dalam dunia dimana selalu membutuhkan sebuah teknologi dalam menunjang segala macam jenis kegiatan kita
Contohnya : ponsel menjadi alat yang sangat vital saat ini karena fungsinya yang  tidak lagi hanya untuk menghubungi seseorang melalui pesan suara dari jarak yang jauh namun lebih dari itu sebuah ponsel dapat memiliki fungsi yang sangat luas ( usefull )
Dunia berada dalam genggaman, karena dari sebuah benda bentukan teknologi masa kini yang terkoneksi dengan sebuah jaringan membuat kita mampu menembus dunia

Beberapa hari lalu saya agak sedikit dibuat repot karena ponsel saya berulah
Tidak bisa di charge dan terisi sangat lambat
Padahal di saat yang sama sedang menunggu kepastian orderan roti jala dan catering lebaran dan ingin memberikan kabar kepada suami dan lain sebagainya
Namun karena alat komunikasinya sedang bermasalah maka banyak hal yang tertunda dan miskom alias miss komunikasi
Dan demi menunjang segala kegiatan saya tersebut, maka terpaksa saya membeli ponsel cadangan hehe

Selain untuk komunikasi, keberadaan ponsel dan gadget lainnya juga sangat berpengaruh bagi saya yang juga adalah seorang emak
Dimana emak jaman kini yang ingin menambah ilmu dan wawasan tidak perlu repot repot datang ke kampus untuk kuliah karena emak sudah cukup repot dengan segala aktivitasnya di rumah

Ada perkuliahan online, seminar online ( webinar ), diskusi online dan sebagainya yang tentu saja bisa dilakukan sambilan dengan tetap bisa mengurus anak anak dan rumah
Untuk itu bila bicara tentang me and technology  teknologi sangat penting bagi saya dan semoga Allah swt selalu memberikan saya kemampuan untuk menggunakan teknologi menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi diri saya juga orang  disekitar saya, tidak diperbudak teknologi namun menchallenge diri untuk selalu mampu bijak menggunakan teknologi

Tulisan singkat ini teruntuk akak Eka yang selalu melek teknologi, makasih untuk tema nya

May 29, 2018

Syukuri nikmat sehat dengan Olahraga

Ada lima perkara sebelum lima perkara
Lapang sebelum sempit
Muda sebelum tua
Kaya sebelum miskin
Sehat sebelum sakit
Hidup sebelum mati

Sebagai Islam yang baik maka memang sudah selayaknyalah kita menjaga nikmat yang telah Allah Swt berikan sbelum nikmat itu Allah swt cabut.
Salah satunya adalah nikmat kesehatan dan salah satu hal yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan diri adalah dengan berolahraga dibarengi pula dengan olahjiwa

Orang Islam harus sehat karena dengan raga dan jiwa yang sehat maka banyak hal manfaat dan berharga yang bisa kita lakukan
Misalnya : bila fisik kita sakit untuk beribadah sholat rasanya berat sekali

Kadang tak terpikirkan oleh kita tentang mahalnya nikmat sehat yang Allah swt berikan kepada kita, dan rasa itu muncul saat nikmat itu Allah swt cabut yaitu saat kita mengalami sakit
Saat sakit itu masya Allah semua hal terasa berat, baik itu dalam hal ibadah maupun rutinitas lainnya

Olahraga dalam keluarga kami memang belum menjadi hal yang wajib dan rutin kami lakukan
Namun setidaknya saya dan suami sangat care untuk menjaga kesehatan
Olahraga menjadi sesuatu yang kami lakukan untuk menjaga kesehatan

Kalau suami memiliki agenda rutin bermain futsal setiap pekannya ,juga ditengah kesibukannya ia juga lumayan sering berlatih gerakan fitness di rumah seperti mengangkat barbel dan lainnya

Nah kalau saya memang masih jarang berolahraga dalam artian sebenarnya namun sesungguhnya dalam mengurus rumah dan mengasuh tiga buah hati kami,sejatinya raga saya selalu bergerak tiap harinya
Namun tentu saja yang namanya olahraga
Itu adalah gerakan fisik yang terstruktur
Walaupun menyapu,mengepel dan pekerjaan rumah lainnya adalah menggerakkan fisik namun menurut beberapa pendapat aktivitas tersebut bukanlah termasuk olahraga karena sifatnya yang tidak terstruktur dan biasanya tidak repetitif sehingga sayangnya manfaat terhadap kesehatan tidak sama dengan olahraga terstruktur seperti berlari atau berenang. 

Untuk itu dulu sebelum mengandung anak ketiga sambil bermain dengan anak anak saya selalu menyempatkan diri untuk berolahraga, olahraga yang saya pilih adalah Yoga
Menirukan gerakan yoga melalui instruktur dari Youtube saja lebih efisien menurut saya tidak harus datang ke suatu tempat khusus yoga dengan live instruktur
Karena dengan ber Yoga di rumah juga sambil menjaga dan bermain dengan anak karena sering kali mereka menirukan gerakan yoga, hal tersebut membuat keseruan tersendiri bagi kami

Namun setelah melahirkan anak ketiga ini rasanya kok belum bisa untuk memulai berolahraga lagi, apakah ini hanya rasanya saja hehe
Entahlah yang pasti saya tetap ingin berolahraga sebagai bentuk syukur terhadap nikmat sehat yang telah Allah Swt berikan, bila hasil dari olahraga tersebut menjadikan berat tubuh ideal dan kulit kencang maka itu bonus nya
Karena bagi saya untuk menurunkan berat tubuh menjadi ideal, alhamdulillah tidak membutuhkan diet ketat hanya dengan menyusui dan mengurus tiga buah hati yang masya Allah aktif nya ini membuat hal tersebut mudah terealisasi

Demikian sekelumit cerita olahraga keluarga kami yang didedikasikan untuk ummu umar sebagai pemenang arisan rulis IP Batam

Batam, 30 Mei 2018